PP. AL FATIH AS SYAFII

Tim Verlap Kemenag Kunjungi MI Al-Fatih

Bandilan, Bondowoso – 23 Juli 2025 — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Fatih yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Al Fatih As Syafii menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan dari Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso dalam rangka proses pengajuan izin operasional madrasah. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan kesiapan lembaga pendidikan dalam memenuhi standar penyelenggaraan pendidikan formal berbasis keislaman.


Kedatangan tim verifikasi disambut langsung oleh pengasuh pondok pesantren bersama dewan guru dan masyarakat sekitar. Meskipun lokasi madrasah berada di kawasan pegunungan dengan akses jalan yang cukup menantang, hal tersebut tidak mengurangi semangat seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan verifikasi.

Karena kondisi jalan yang belum dapat dilalui kendaraan roda empat secara optimal, tim verifikasi dijemput menggunakan sepeda motor oleh para guru dan warga setempat. Perjalanan menuju lokasi madrasah harus ditempuh melalui jalur pegunungan yang terjal, menjadi gambaran nyata tantangan yang selama ini dihadapi dalam upaya menghadirkan layanan pendidikan bagi masyarakat pelosok.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso menyampaikan apresiasi atas dedikasi Pondok Pesantren Al Fatih As Syafii dalam mengembangkan pendidikan di daerah yang memiliki keterbatasan akses. Komitmen lembaga dalam memberikan layanan pendidikan dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan dan pegunungan.

MI Al-Fatih sendiri telah melakukan berbagai persiapan sebelum pelaksanaan verifikasi, mulai dari kelengkapan administrasi hingga kesiapan sarana dan prasarana pembelajaran. Persiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan, bukan sekadar memenuhi kebutuhan saat proses penilaian berlangsung.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Fatih As Syafii, Kiai Agung Wijaksono, menegaskan bahwa proses verifikasi menjadi sarana evaluasi yang sangat penting bagi lembaga pendidikan.

"Melalui verifikasi, kita dapat mengetahui berbagai kekurangan yang masih perlu dilengkapi sehingga lembaga dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu guru MI Al-Fatih menyampaikan bahwa seluruh persiapan yang dilakukan merupakan implementasi dari semangat Totalitas Pendidikan yang selama ini menjadi nilai utama di lingkungan pesantren. Konsep tersebut menekankan pentingnya pengelolaan pendidikan secara menyeluruh, mencakup aspek pembelajaran, manajemen lembaga, fasilitas, hingga pelayanan kepada peserta didik.

Dengan terlaksananya verifikasi lapangan ini, MI Al-Fatih optimistis dapat terus berkembang sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Proses ini diharapkan menjadi langkah strategis menuju penguatan legalitas lembaga sekaligus peningkatan mutu pendidikan di wilayah pegunungan Bondowoso.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال